Penurunan kualitas lingkungan yang terabaikan dari perhatian masya-rakat adalah berupa kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan ber-motor di jalan raya. Padahal paparan kebisingan yang melebihi ambang baku mutu yang diizinkan oleh pemerintah berpotensi mengganggu kesehatan fisiologis maupun psikologis. Penelitian yang dilakukan di wilayah Kota Malang ini bertujuan mengukur tingkat kebisingan lalu lintas di sekitar jalan raya. Pengukuran dilakukan di luar dan di dalam rumah sampel penduduk yang tinggal di sekitar ruas jalan yang menjadi target penelitian. Pengambilan data dilakukan pada rentang waktu antara pukul 16.00 hingga 21.00, di mana pada saat itu lalu lintas jalan raya sedang padat dan penduduk sudah berada di rumah. Analisis dilakukan dengan statistika deskriptif dan analisis ragam. Untuk menilai perbedaan tingkat kebisingan di dalam dan di luar rumah pada masing-masing fungsi jalan, dilakukan dengan analisi ragam. Hasil yang didapatkan menunjukkan, bahwa baik di dalam mapun di luar rumah pada masing-masing fungsi jalan tidak ada perbedaan yang signifikan, yaitu melebihi ambang baku mutu yang diizinkan. Kendati tingkat kebisingan di dalam rumah masih bisa dikurangi, tetapi faktanya kebisingan tetap berada di atas ambang batas atau lebih dari baku mutu untuk permukiman sebesar 55 dB.
Copyrights © 2025