Setiap pekerjaan mengandung risiko bahaya saat seseorang melakukan tugasnya. Bahaya di tempat kerja menyebabkan penyakit atau kecelakaan di tempat kerja. Dokter gigi rentan dan memiliki potensi masalah kesehatan akibat pekerjaan, seperti yang disebabkan oleh paparan terhadap agen penyebab infeksi, radiasi, kebisingan, gangguan muskuloskeletal, masalah psikologis, dermatis, gangguan pernapasan dan percikan bahan gigi pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan penambalan gigi di praktik mandiri dokter gigi di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain cross-sectional. Dilakukan selama bulan Desember 2022 sampai Maret 2023. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 dokter gigi di Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang telah divalidasi serta observasi langsung pada praktik dokter gigi. Analisis data dilakukan melalui tahapan editing, coding, dan cleaning menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA). Hasil menunjukkan terdapat delapan potensi bahaya utama seperti pencahayaan tidak memadai, paparan agen biologis, dan kebisingan alat. Dari analisis JSA, ditemukan dua kategori risiko rendah, satu kategori risiko sedang, delapan kategori risiko tinggi, dan satu kategori risiko sangat tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan langkah mitigasi seperti pelatihan keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi dampak risiko tersebut.
Copyrights © 2025