JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025

ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays)” “(Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis)”

Sulastri, Susi (Unknown)
Setiawan, Iwan (Unknown)
Kurnia, Rian (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2025

Abstract

“SUSI SULASTRI. 2024. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jagung Hibrida (Zea mays) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis). Dibawah Bimbingan IWAN SETIAWAN dan RIAN KURNIA”.“Pasokan bahan baku pakan yang stabil, seperti jagung hibrida, diperlukan untuk industri peternakan yang sedang berkembang. Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis adalah salah satu kelompok yang bergantung pada jagung dalam jumlah yang cukup besar untuk mata pencaharian mereka. Para petani masih bergantung pada lembaga pemasaran karena mereka tidak memiliki informasi pasar yang cukup. Pertama, saluran pemasaran; kedua, biaya dan keuntungan; ketiga, margin; dan keempat, efisiensi pemasaran adalah tujuan dari penelitian ini. Pendekatan studi kasus digunakan untuk merancang penelitian ini, yang bersifat kualitatif. Tiga belas lembaga pemasaran dipilih secara snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan dua puluh tujuh petani dengan menggunakan sampel jenuh. Margin, biaya, keuntungan, efisiensi pemasaran, dan pangsa petani adalah ukuran yang digunakan untuk analisis data deskriptif. Saluran I: Petani - Pedagang Besar - Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran pemasaran pertama, sedangkan saluran II: Petani - Pedagang Pengumpul - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran kedua. Dibandingkan dengan saluran II yang memiliki biaya pemasaran Rp130,00/kg dan keuntungan Rp70,00/kg, saluran I memiliki biaya pemasaran Rp238,37/kg dan keuntungan Rp261,63/kg. Sedangkan persentase farmer's share pada saluran II sebesar 70% dan 89,36% pada saluran I. Nilai marjin pada saluran II sebesar Rp200/kg, sedangkan pada saluran I memiliki nilai marjin yang besar yaitu Rp500/kg. Dengan nilai 3,023% dan 5,072% masing-masing untuk saluran pemasaran I dan saluran II, maka dapat dikatakan bahwa saluran II merupakan saluran yang paling efisien”.Kata Kunci : Efisiensi, Farmer’s share, Jagung, Saluran Pemasaran. 

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

agroinfogaluh

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas ...