Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi Pojok Literasi dalam menciptakan generasi Alpha yang memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking) di Desa Karoya. Desa Karoya menunjukkan potensi melalui program kerja yang berfokus pada pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, salah satunya adalah pendirian Taman Baca Masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21. Artikel ini mengkaji proses dan ekspresi anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan Pojok Literasi, sekaligus menganalisis aktivitas yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengajaran baca tulis, edukasi penggunaan media sosial, pembuatan cerpen, karya lukis sederhana, pohon literasi, dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Manfaat yang diperoleh selama kegiatan berlangsung mencakup peningkatan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat serta penggalian potensi literasi di Desa Karoya. Setelah program selesai, manfaat yang dirasakan antara lain peningkatan tanggung jawab dalam pelaksanaan program, kemudahan beradaptasi, peningkatan kepedulian terhadap minat baca, serta pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan Pojok Literasi di masa depan.
Copyrights © 2025