Indonesia adalah negara yang memiliki banyak suku, agama, budaya, adat istiadat, tradisi, dan bahasa yang beberda, yang membuatnya menjadi masyarakat multikultural yang kompleks. Keberaggaman ini merupakan kekayaan dan potensi besar, namun juga menimbulkan tantangan berupa konflik diskriminasi, dan intoleransi, khususnya dalam konteks agama. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui tentang implementasi Bhinneka Tunggal Ika berbasis dialog sebagai solusi untuk mencegah intoleransi agama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yang mengumpulkan data dari berbagai sumber akademis untuk menawarkan solusi dan saran dalam mencegah terjadinya konflik antara umat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog antara umat beragama dan pendidikan yang menekankan nilai-nilai toleransi sangat penting dalam membangun pemahaman dan saling menghargai, serta menangkis pengaruh ideologi ekstremis. Dialog berbasis Bhineka Tunggal Ika direalisasikan dengan berkolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan tokoh agama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis dalam konteks keberagaman agama masyarakat Indonesia. Implementasi dialog kondusif antara umat beragama dilakukan dengan pendidikan toleransi, dan kegiatan multikultural, motivasi untuk menghargai perbedaan, dan berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Copyrights © 2025