Kemajuan Teknologi Informasi (TI) yang pesat telah mengubah berbagai sektor, termasuk e-commerce, dengan menghadirkan peluang baru sekaligus tantangan dalam keamanan data. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara, Shopee memperoleh rata-rata 124,9 juta kunjungan dari Indonesia per bulannya, setara dengan 27% dari total kunjungan bulanan global, menghadapi tuntutan besar untuk melindungi data pengguna. Penelitian ini mengkaji penerapan kebijakan dan kontrol keamanan data Shopee dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5, khususnya pada domain APO13 (Manage Security), DSS05 (Manage Security Services), danMEA02 (Monitor, Evaluate, and Assess Compliance with External Requirements). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee telah memiliki langkah-langkah keamanan data yang cukup baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan pada aspek pengendalian akses, mekanisme pemantauan, dan pelatihan keamanan. Penguatan di area tersebut sangat penting untuk mengoptimalkan perlindungan data dan memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi.
Copyrights © 2025