Kemampuan interaksi sosial yang baik membantu peserta didik, khususnya siswa baru SMA/SMK, untuk beradaptasi di lingkungan sekolah yang baru. Sebaliknya, kemampuan interaksi sosial yang rendah sering kali menyebabkan kesulitan berkomunikasi dan rasa kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dalam meningkatkan interaksi sosial siswa kelas X di SMK Kawung 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pre-test dan post-test pada 10 siswa dengan skor interaksi sosial terendah berdasarkan skala pengukuran interaksi sosial. Hasil analisis paired sample T-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (Sig. ≤ 0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Selain itu, analisis uji N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,58 menunjukkan adanya peningkatan keterampilan interaksi sosial pada peserta didik dengan kategori “sedang”. Hasil ini menunjuukan masih harus adanya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan interkasi sosial siswa di SMK Kawung 2.
Copyrights © 2025