Tantangan utama yang dihadapi masyarakat pemetik teh di emplasemen Perkebunan Pasir Malang adalah kurangnya penataan ruang luar di sekitar emplasemen, sehingga fungsinya belum optimal dalam mendukung aktivitas sehari-hari para penghuni. Selain itu, kondisi ini turut mempengaruhi potensi pengembangan wisata, mengingat wisatawan tidak hanya tertarik pada proses produksi teh, tetapi juga ingin merasakan dan melihat kehidupan sehari-hari para pemetik teh. Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui perancangan ruang luar yang fungsional dan produktif. Melalui kegiatan ini, kami menyusun rekomendasi desain ruang luar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni emplasemen dan mendukung pengembangan sektor pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan di mana dilakukan pemaparan desain penataan lingkungan luar emplasemen yang telah dibuat berdasarkan kebutuhan warga dan pemaparan tentang kesehatan lingkungan. Hasil dari PkM ini adalah warga menerima wawasan tentang jenis-jenis tanaman yang dapat ditanam di pekarangan mereka, bagaimana penataan ruang luar yang efektif dan efisien, serta wawasan mengenai kesehatan lingkungan. Peserta yang hadir menunjukkan antusiasme terhadap materi yang telah dipaparkan. Warga tertarik untuk memanfaatkan pekarangannya untuk ditanami tanaman hias, sayur, atau obat untuk dikonsumsi dan dijual.
Copyrights © 2025