Penelitian ini berfokus pada edukasi pengolahan sampah plastic menjadi ecobrick yang memiliki nilai ekonomi di Panti Asuhan Ade Irma Nasution, Kecamatan Medan Polonia, sebagai solusi inovatif dalam menangani limbah plastik. Sampah plastik menjadi salah satu isu lingkungan yang serius di Indonesia akibat kurangnya mekanisme pengelolaan sampah yang memadai dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pengelompokan dan pengelolaan sampah. Data menunjukan bahwa di Indonesia menghasilkan hingga 5,4 juta ton sampah plastic per tahun. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan edukasi berbasis konsep circular economy (CE) dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara efektif dan bernilai ekonomis. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkenalkan nilai ekonomi melalui daur ulang kreatif pada anak-anak panti. Hal ini juga juga mendorong pengembangan ketrampilan kewirausahaan sejak usia dini. Hasil dari program ini di harapkan dapat menciptakan pola pikir anak-anak panti mengenai sampah bisa menjadi sumber daya bernilai ekonomi tinggi sekaligus menciptakan keingintahuan dalam pentingnya ekonomi. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pengurangan limbah plastik di masyarakat sekaligus mengedukasi mengenai nilai ekomoni.
Copyrights © 2025