Pan-Islamisme yang dipelopori oleh tokoh–tokoh seperti Jamaluddin Al-Afghani, muncul sebagai respons terhadap kemunduran yang dirasakan umat islam yang dilakukan oleh kekuatan barat, terutama pada abad 19 Masehi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pan-islamisme dan pengaruhnya pada pendidikan di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur untuk mengeksplorasi bagaimana ide–ide Pan-Islamisme mempengaruhi pola pendidikan dan kesadaran umat Islam di Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pan-Islamisme tidak hanya berkontribusi pada kebangkitan semangat solidaritas di kalangan umat Islam, tetapi juga mendorong reformasi pendidikan yang lebih inklusif dan progresif. Pan-Islamisme dan pengaruhnya yang signifikan terhadap pendidikan di indonesia dapat dilihat dari beberapa perspektif yang saling berkaitan, baik dari sisi sejarah, perkembangan sosial, maupun tantangan modernisasi pendidikan. Terutama dalam konteks sejarah dan perkembangan social umat Islam. Pan-Islamisme merupakan gerakan yang bertujuan untuk menyatukan umat muslim di seluruh dunia dalam menghadapi tantangan kolonialisme dan imperialisme, telah memiliki pengaruh signifikan terhadap pola pendidikan di indonesia, terutama pada masa perjuangan kemerdekaan, tetapi gerakan ini tidak hanya berfokus pada upaya untuk mempersatukan umat muslim dalam menghadapi kolonialisme dan imprealisme, tetapi juga berperan dalam membangkitkan kesadaran akan pentingnya pendidikan yang berbasis agama.
Copyrights © 2025