Self efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan dirinya untuk menyelesaikan tugas atau mengatasi situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivnya layanan bimbingan dan konseling kelompok dengan menggunakan teknik modeling untuk kemampuan empati dan self efficacy pada siswa sekolah dasar di SDI Waturedu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak-anak di SDI Waturedu sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan skala empati yang sebelumnya sudah diujicoba, sehingga skala ini valid dan layak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini menekankan pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti melalui pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat bahwa teknik modeling dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah maka dapat dilihat bahwa kemampuan empati serta self eficacy berkembang. Sesuai dengan data statistik menunjukan bahwa nilai Z : -2,88 dengan p : 0,005 atau lebih kecil dari 0.05. Indikatornya bahwa siswa semakin peduli dengan teman-teman di dalam kelas dan peduli pada lingkungan sekitarnya dalam rangka menyelesaikan masalah yang dialaminya.
Copyrights © 2025