Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana menganalisis karakter siswa hiperaktif di MI Miftahul Ulum, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perilaku hiperaktif pada siswa, dan mengevaluasi efektivitas upaya-upaya yang diterapkan untuk menangani perilaku tersebut dalam konteks pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di MI Miftahul Ulum untuk menganalisis karakter siswa hiperaktif di MI Miftahul Ulum, mengidentifikasi faktor penyebab, serta mengevaluasi upaya-upaya penanganannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan observasi, wawancara dengan guru beserta orang tua, dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan reduksi data yang sudah terkumpul dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian penyajian data yang telah direduksi disajikan dalam bentuk narasi deskriptif untuk memudahkan penarikan kesimpulan. Kesimpulan tersebut dibuat berdasarkan temuan-temuan mengenai karakter siswa hiperaktif, faktor penyebab dan upaya yang telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk memverifikasi keabsahan data yang diterapkan melalui penggunaan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi memberikan gambaran langsung dari sistuasi yang diteliti, wawancara memberikan pandangan mendalam dari informan, dan dokumentasi memberikan data tertulis yang memperkaya informasi yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hiperaktif sering menunjukkan perilaku yang sulit diatur, seperti ketidakmampuan untuk duduk diam, impulsif, dan kesulitan berkonsentrasi. Faktor penyebab termasuk kondisi keluarga yang kurang harmonis, lingkungan tempat tinggal yang tidak kondusif, dan pengaruh teman sebaya. Guru menerapkan berbagai strategi penanganan, termasuk pendekatan pribadi, pemberian tugas khusus, metode pengajaran variatif, dan kolaborasi dengan orang tua. Konseling individu dan terapi modifikasi perilaku juga digunakan untuk membantu siswa hiperaktif. Penanganan siswa hiperaktif memerlukan pendekatan komprehensif dan kerjasama antara guru, kepala sekolah, orang tua, dan siswa, dengan tujuan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan mendukung perkembangan akademik serta sosial siswa.
Copyrights © 2024