Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk sikap toleransi di lingkungan sekolah yang multikultural dan multireligius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran PAI dapat meningkatkan sikap toleransi antar umat beragama di sekolah, baik melalui pendekatan kurikulum, metode pengajaran, maupun interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 20 siswa dan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 10 guru PAI di beberapa sekolah di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang mengajarkan nilai-nilai moderasi Islam, metode pembelajaran berbasis dialog, serta kegiatan interaksi sosial lintas agama secara signifikan berkontribusi dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa. Faktor-faktor seperti pemahaman siswa terhadap konsep pluralisme Islam, peran guru sebagai fasilitator toleransi, serta lingkungan sekolah yang mendukung keberagaman menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan toleransi. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pendidikan PAI harus lebih menekankan pendekatan interaktif dan berbasis nilai-nilai universal Islam guna membangun sikap saling menghormati di antara siswa dengan latar belakang agama yang berbeda.
Copyrights © 2025