Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia, khususnya di SMA Negeri 1 Ponorogo, mengalami inovasi signifikan dengan pemanfaatan teknologi digital seperti YouTube dan Instagram untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru PAI dalam meningkatkan prestasi belajar siswa melalui kedua platform media sosial tersebut, serta dampak yang ditimbulkan dari penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang mengumpulkan data melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi terkait penggunaan YouTube dan Instagram dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam meningkatkan prestasi belajar siswa meliputi pemanfaatan kedua platform sebagai sarana pembelajaran, pemberian tugas-tugas kreatif, serta penggunaan fitur-fitur media sosial secara optimal. Dampak positif yang ditemukan antara lain peningkatan prestasi belajar, motivasi yang lebih tinggi, dan peningkatan literasi digital siswa. Meskipun demikian, terdapat dampak negatif berupa penyalahgunaan media sosial yang mengganggu proses belajar. Faktor pendukung utama dalam implementasi ini adalah fasilitas sekolah yang memadai dan dukungan dari siswa serta guru PAI, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan akses internet dan kesulitan siswa dalam menghasilkan ide kreatif untuk tugas yang diberikan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital.
Copyrights © 2025