Kementerian Kesehatan melakukan transformasi digitalisasi kesehatan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencatatan dan pelaporan di puskesmas. Tetapi layanan penggunaan aplikasi pada Puskesmas Klampis belum maksimal, banyaknya aplikasi yang harus digunakan tetapi kurangnya integrasi dapat mengakibatkan tidak efisien dan kesalahan saat manajemen data. Hal ini dapat mempengaruhi pelayanan pada Puskesmas Klampis. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis layanan penggunaan aplikasi yang ada pada Puskesmas Klampis untuk meminimalisir kendala, meningkatkan pelayanan untuk mencapai visi misi puskesmas dan Peraturan Kementerian Kesehatan Permenkes. Maka dari itu keluaran penelitian ini mengimplementasikan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3 domain service operation dan analisis standar Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang sudah diuji oleh Puskesmas Klampis dalam bentuk rekomendasi perbaikan pada layanan yang telah divalidasi oleh Dinas Kesehatan Bangkalan dan Kepala Puskesmas Klampis. Penelitian ini menerapak metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil persentase variabel event management 74,5%, incident management 75,5%, request fulfillment 74,5%, problem management 79%, dan access management 79% yang berarti jawaban responden “setuju” terhadap layanan aplikasi kesehatan. Meskipun demikian, pada variabel event management dan request fulfillment memerlukan rekomendasi perbaikan, dan hasil analisa SKM mendapatkan indeks 87,25 yang berarti kualitas pelayanan Puskesmas Klampis sangat baik.
Copyrights © 2025