Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui tingkat perilaku fomo (Fear of Missing Out) pada siswa serta efektivitas konseling perilaku dengan teknik disensitisasi sistematis untuk mengatasi perilaku fomo (Fear of Missing Out) pada siswa kelas XI Mipa 6 MAN 1 Jombang. Metode penelitian kuantitatif mengunakan sebuah metode berupa metode pre- experimental design. Disebut pre-experimental design karena desain ini bukan merupakan eksperimen sesungguhnya sebab terdapat variabel dari luar yang mempengaruhi variabel dependen dan pemilihan sampel tidak secara acak dan desain yang digunakan adalah one group pre-test post-test yaitu memiliki satu kelompok eksperimen dan tidak memiliki kelompok pembanding, dimana hanya membandingkan nilai pre-test fomo sebelum treatment dan nilai post-test fomo sesudah treatment. Populasi pada penelitian ini merupakan siswa kelas XI Mipa 6 MAN 1 Jombang yang memiliki perilaku fomo, sampel berjumlah 9 orang. Sampel diperoleh menggunkan teknik purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat perilaku fomo siswa kelas XI Mipa 6 MAN I Jombang berada pada ketegori sangat tinggi dengan presentase (32%). Dari hasil uji t paired sample test diperoleh nilai signifikan (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka menunjukkan bahwa angket fomo bisa menurunkan perilaku fomo.
Copyrights © 2024