Kesejahteraan psikologis merupakan evaluasi diri individu yang mencakup kemampuan untuk menerima diri apa adanya, membangun hubungan yang hangat dengan orang lain, memiliki kemandirian, mengontrol lingkungan eksternal, menemukan makna dalam hidup, dan merealisasikan potensi yang dimiliki. Mencapai tingkat kesejahteraan psikologis yang tinggi sangat penting dalam setiap fase kehidupan. Salah satu pendekatan untuk meningkatkannya adalah melalui konseling Qur’ani, yang mengintegrasikan ajaran Al-Qur'an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konseling Qur’ani dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di Panti Asuhan Ashabul Kahfi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 12 remaja di Panti Asuhan Ashabul Kahfi. Data dikumpulkan menggunakan skala kesejahteraan psikologis dan dianalisis menggunakan SPSS versi 28 dengan uji N-Gain Score dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Qur’ani cukup efektif dalam meningkatkan skor kesejahteraan psikologis, dengan nilai signifikansi uji T sebesar 0,001 (p 0,05). Selain itu, hasil uji N-Gain Score menunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,69, yang mengindikasikan peningkatan yang substansial dalam kesejahteraan psikologis.
Copyrights © 2024