Al-Dhikra
Vol. 2 No. 2 (2020): Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis

TAFSIR SUFISTIK SYAIKH NAWAWI AL-BANTANISufism Interpretion of sheikh Nawawi Al-Bantani

Achmad Zubairin (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2025

Abstract

Dimensi ruang dan waktu dalam penafsiran Al-Qur`an harus senantiasa relevan dengan konteks pembacanya. Upaya reinterpretasi Al-Qur`an dengan beragam konteks disiplin ilmu pun bermunculan, salah satunya menafsirkan dari kacamata ilmu tasawuf.  Keragaman corak penafsiran ini tidak lain dikarenakan Al-Qur`an yang memiliki beragam kemukjizatan yang terkandung di dalamnya, dan juga dikarenakan pembacaan terhadap Al-Qur`an oleh seseorang sangat terkait erat dengan “kacamata” keilmuan yang dimilikinya dan juga latarbelakang individu tersebut. Tasawuf sebagai sesuatu yang teoritis dan praktis menjadi syarat tidak mutlak bagi seorang penafsir, atau bahwasanya seluruh penafsir sejatinya adalah seorang sufi, namun tidak semua sufi itu penafsir. Dalam tafsir corak tasawuf, walaupun penafsiran itu bersifat tekstual namun memiliki dimensi makna yang mendalam (kontekstual), yang mengandung lapisan makna yang paling dalam atau dikenal dengan makna semantic ayat bahkan makna dibalik ayat atau dinamakan makna bathin (esoterik). Dalam ilmu tasawuf sendiri, banyak upaya untuk menjadikan nilai-nilai tasawuf tertuang menjadi satu diskursus tersendiri yang lebih rasional, karena bagaimanapun, manusia selalu mencari dan terus mencari hakikat kebenaran melalui akal inderawinya termasuk mengenal Allah SWT  (ma’rifatullah) berdasarkan logika disamping intuisinya. Tafsir corak tasawuf-falsafi adalah satu upaya merasionalisasikan nilai-nilai tasawuf yang tertuang dalam penafsiran menjadi sebuah pendekatan yang baku melalui pendekatan filsafat. Al-Ghazali adalah seorang yang berjasa memperkenalkan tasawuf-falsafi dalam khazanah intelektul islam, ia juga yang mengawal perkembangan tasawuf-falsafi ini.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

aldhikra

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis was first published by the Faculty of Ushuluddin of Institut PTIQ Jakarta in April 2016 and published twice within one year i.e April and October. So, it accepts submissions of manuscripts from any issues related to quranic and hadith studies. Editors accept ...