Prevalensi siklus menstruasi yang tidak teratur di Indonesia sebanyak 13,7% dan untuk provinsi Sumatera Barat sekitar 19,1%. Siklus menstruasi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu kadar vitamin D. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dengan siklus menstruasi. Penelitian ini ialah penelitian observasional dengan cross sectinal design, dilaksanakan di Fakultas Kedokteran pada tahun 2022. Sampel penelitian berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu systematic random sampling. Data penelitian didapatkan melalui pengambilan darah dan pengisian kuesioner menstruasi. Analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa 21,7% mahasiswi memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar vitamin D dan siklus menstruasi (p-value =0,017). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang bermakna kadar vitamin D dan siklus menstruasi. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan berupa peningkatan promosi kesehatan, melakukan deteksi dini serta melakukan penanganan secara cepat jika terjadi permasalahan.
Copyrights © 2025