Studi ini mengeksplorasi Model Pembelajaran Terpadu Nested sebagai bagian dari pendekatan Fogarty dan penerapannya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam konteks kurikulum merdeka. Fokus utama adalah menganalisis pengaruh model ini terhadap pemahaman siswa, dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan beberapa siklus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu nested secara positif memengaruhi pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Pendekatan hierarkis dan bersarang dalam penyampaian materi memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian juga menyoroti peran penting kolaborasi antar guru dalam mengimplementasikan model ini secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Nested, terutama dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep lintas disiplin ilmu. Implikasi praktisnya mencakup potensi adopsi model ini dalam konteks kurikulum merdeka di sekolah dasar. Dengan memperkuat dasar empiris, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi praktisi pendidikan dan pengambil kebijakan dalam merancang kurikulum yang holistik dan relevan untuk perkembangan siswa di era pendidikan saat ini. Kata kunci : Pembelajaran terpadu, model nested, IPAS.
Copyrights © 2025