Dalam era serba digital, literasi digital tidak hanya terbatas pada kemampuan mencari dan menemukan informasi, karena dunia tidak mengenal ruang dan waktu. Maka dari itu juga memerlukan kemampuan untuk menciptakan dan mengevaluasi informasi secara kritis. Penelitian kualitatif ini mengkaji interaksi pengguna Instagram sebagai sumber informasi utama. Meski dianggap dapat diverifikasi, kebenaran informasi sering sulit dipastikan. Disarankan meningkatkan literasi media dan memperbaiki konten Instagram berdasarkan umpan balik pengguna untuk mengurangi misinformasi.
Copyrights © 2025