Penelitian ini menganalisis pengaruh perkembangan bahasa slang terhadap kemampuan berbahasa baku remaja pengguna TikTok. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan mahasiswa semester satu Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang secara berlebihan dapat mengurangi kemampuan berbahasa baku, terutama dalam konteks formal. Penelitian ini memberikan implikasi pada pentingnya edukasi penggunaan bahasa baku, terutama bagi generasi muda yang aktif di media sosial.
Copyrights © 2025