Jurnal ABDIMAS MUTIARA
Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)

BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA PERLIS

Simamora, Marthalena (Unknown)
Lasma Rina Efrina Sinurat (Unknown)
Rani Kawati Damanik (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2022

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap kejadian stunting pada anak. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan stimulasi yang tidak memadai, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Bayi dengan BBLR memiliki cadangan nutrisi yang lebih rendah dan sistem imun yang belum berkembang optimal, sehingga rentan terhadap infeksi dan hambatan pertumbuhan. Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara BBLR dan stunting, di mana bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting di usia balita. Faktor penyebab BBLR meliputi status gizi ibu yang kurang baik, komplikasi kehamilan, serta faktor sosial ekonomi dan lingkungan. Pencegahan stunting pada anak dengan riwayat BBLR memerlukan intervensi holistik yang mencakup pemantauan pertumbuhan, pemberian nutrisi yang adekuat, serta edukasi bagi ibu dan keluarga. Upaya pencegahan dan penanganan BBLR perlu mendapatkan perhatian serius untuk menekan angka kejadian stunting dan mendukung tumbuh kembang optimal anak.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JAM

Publisher

Subject

Chemistry Computer Science & IT Medicine & Pharmacology Nursing Other

Description

Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian ...