Permasalahan dalam perbanyakan benih spesies Cosmos sulphureus di Indonesia adalah belum adanya standar operasional prosedur pada produksi dan mutu benihnya. Pemupukan adalah faktor penting dalam budidaya tanaman dan dapat mempengaruhi produksi dan mutu benih yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh terbaik dosis pupuk boron dan waktu pemupukan NPK untuk meningkatkan produksi dan mutu benih kenikir. Penelitian dilaksanakan pada bulan September- Desember 2023 di Desa Tegal Gede, Kec. Sumbersari, Jember, Jawa Timur. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Faktor pertama yaitu dosis pupuk boron yang terdiri dari 0 kg/ha, 1 kg/ha, dan 2 kg/ha. Faktor kedua yaitu perbedaan waktu pemupukan NPK yang terdiri dari 3, 4, 5, 6 MST dan 3, 5 MST yang diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk boron 2 kg/ha menunjukkan hasil yang nyata lebih baik pada parameter jumlah cabang (19,38 cabang), jumlah bunga per tanaman (50,92 kuntum), jumlah benih per tanaman (22,00 gram), bobot benih per tanaman (3,23 gram), potensi produksi per hektar (161,06 kg/ha) dan daya berkecambah (81,5%) dibandingkan dengan tanpa aplikasi boron. Aplikasi boron dengan dosis 2 kg/ha tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata dibandingkan dengan dosis 1 kg/ha pada semua parameter yang diamati
Copyrights © 2024