Karya tulis ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah dalam penulisan untuk mencegah subjektivitas dan kerancuan informasi yang disampaikan. Dalam praktiknya, sebagaian penulisan karya tulis ilmiah yang dilakukan mahasiswa masih belum memenuhi syarat ragam bahasa ilmiah. Penelitian ini mengkaji kesalahan penulisan kalimat ragam ilmiah dalam 29 tugas akhir mahasiswa Polman Bandung menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 11 kesalahan dalam 29 tugas tersebut, antara lain: ketaksaan; tidak hemat; subjek dan predikat yang tidak jelas; penyisipan kata di antara predikat, objek, atau pelengkap; penempatan unsur keterangan; pola aspek+pelaku+verba; kalimat inversi; konjungsi yang keliru; kalimat beranteseden kosong; ketidaksejajaran bentuk; ide bertumpuk. Dari 11 jenis tersebut, kesalahan terbanyak yang dilakukan mahasiswa pada tugas akhirnya yakni pemborosan kata pada kalimat.
Copyrights © 2023