Bullying di lingkungan sekolah merupakan salah satu permasalahan serius yang membutuhkan perhatian khusus. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek psikologis siswa, seperti rendahnya rasa percaya diri dan stres, tetapi juga mempengaruhi prestasi akademik serta kemampuan sosial mereka. Kasus bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Lingkungan sekolah sebagai tempat pembentukan karakter memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani bullying melalui kebijakan yang efektif dan kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat. Program pencegahan yang konsisten sangat diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bullying melalui sosialisasi terkait bullying. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa mengenai jenis-jenis bullying, dampaknya, serta cara pencegahannya. Sosialisasi ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif, sekaligus mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan dalam mencegah bullying di sekolah.
Copyrights © 2025