Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan interpersonal remaja pengonsumsi moke dengan orang tua mereka. Moke, minuman tradisional yang kerap dikonsumsi oleh remaja di wilayah tertentu, memiliki potensi mempengaruhi dinamika hubungan dalam ntersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif yang melibatkan remaja pengonsumsi moke serta orang tua mereka. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pola interaksi, komunikasi, serta konflik yang muncul akibat konsumsi moke. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi intervensi yang bertujuan memperbaiki kualitas hubungan keluarga dan mengurangi dampak negatif konsumsi moke di kalangan remaja.
Copyrights © 2025