Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital, inovasi pembelajaran, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru serta dampaknya pada hasil belajar siswa. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei deskriptif dan analisis jalur (path analysis), penelitian ini dilakukan di kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan pada tahun ajaran 2024/2025 semester ganjil. Variabel yang diteliti meliputi kompetensi digital, inovasi pembelajaran, dan motivasi kerja sebagai variabel independen, kinerja guru sebagai variabel intervening, dan hasil belajar siswa sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital, inovasi pembelajaran, dan motivasi kerja secara simultan menjelaskan 75% (R2=0.7500) variasi dalam kinerja guru. Inovasi pembelajaran memberikan kontribusi total terbesar terhadap kinerja guru (52%) diikuti oleh motivasi kerja (36%) dan kompetensi digital (28.75%). Selain itu, kinerja guru secara langsung memengaruhi hasil belajar siswa sebesar 81.00% (R2=0.810). Guru yang menerapkan metode kreatif seperti gamifikasi dan pembelajaran berbasis proyek terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan kompetensi digital, penerapan inovasi pembelajaran, dan penguatan motivasi kerja guru untuk mendukung transformasi pendidikan yang lebih efektif di era digital.
Copyrights © 2025