Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence siswa antara yang mendapatkan media video pembelajaran dan alat peraga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah pada kelas media video sebesar 11,67 dan kelas alat peraga sebesar 9,46. Nilai rata-rata self confidence siswa pada kelas media video sebesar 40,97 dan pada kelas alat peraga sebesar 37,12. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence antara siswa yang mendapatkan media video pembelajaran dan alat peraga. The purpose of this study was to analyze the differences in mathematical problem-solving ability and self-confidence of students between those who received learning video media and teaching aids. The research method used was quasi-experimental. The research instruments used were descriptive tests and questionnaires. The results showed that the average value of the problem-solving ability test in the video media class was 11.67 and the teaching aid class was 9.46. The average value of students' self-confidence in the video media class was 40.97 and in the teaching aid class was 37.12. It was concluded that there were differences in mathematical problem-solving ability and self-confidence between students who received learning video media and teaching aids.
Copyrights © 2024