Bawang daun (Allium fistulosum L.) adalah tanaman hortikultura yang dikembangkan di kawasan Asia Tenggara salah satunya di Indonesia. Serangan Organisme Penganggu Tanaman (OPT) pada budidaya bawang daun akan berdampak pada poduktivitas hasil panen. Hama yang sering ditemukan pada tanaman bawang daun ialah ulat grayak (Spodoptera exigua) dan lalat penggerek daun (Liriomyza chinensis) merupakan hama utama yang dapat menimbulkan kerusakan yang sangat besar pada tanaman bawang daun sehingga menyebabkan penurunan atau pengurangan hasil produksi bawang daun. Adapun tujuan dari program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yaitu untuk mengetahui pengendalian hama ulat grayak (Spodoptera exigua) dan lalat penggerek daun (Liriomyza chinensis) pada tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.) di Sumber Jaya Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dengan cara berpartisipasi langsung kelapangan dan metode wawancara di lapangan, kemudian penjelasan yang tertera diperkuat dengan literatur. Pengendalian hama utama yang dilakukan pada tanaman bawang daun di Sumber Jaya Sukapura Kecamatan Kertasari yaitu pengendalian secara fisik dan mekanik serta kimiawi dengan pemberian insektisida seperti Abamectin 36 g/lt, Emamektin benzoate 30 g/lt dan Siantraloprol 100 g/lt. Adanya pengendalian hama tersebut dapat menjaga pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bawang daun.
Copyrights © 2025