Pendidikan inklusif adalah pendekatan yang memastikan setiap anak, tanpa memandang perbedaan fisik, mental, sosial, atau emosional, memiliki kesempatan yang setara untuk belajar bersama di sekolah reguler. Konsep ini bertujuan menciptakan sistem pendidikan yang menghargai keragaman dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak untuk berkembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) untuk mengkaji konsep pendidikan inklusif dan sekolah ramah anak serta hubungannya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adil dan mendukung perkembangan anak. Penelitian ini juga menemukan berbagai tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya pemahaman guru tentang kebutuhan ABK, dan resistensi dari masyarakat. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menawarkan solusi melalui peningkatan pelatihan guru, pengembangan sarana prasarana yang mendukung, serta kebijakan yang mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Pemerintah juga memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pendidikan inklusif melalui regulasi yang progresif, pendanaan yang memadai, serta penyediaan fasilitas dan pelatihan yang diperlukan untuk mewujudkan sekolah inklusif yang ramah anak. Dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan semua pihak, pendidikan inklusif diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal setiap anak.
Copyrights © 2025