Peran guru BK tidak hanya sebatas membantu siswa dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapinya, tetapi juga membantu mengembangkan kualitas pribadi siswa agar mampu berkembang secara optimal. Kemampuan guru dalam layanan khusus masih tergolong rendah, Salah satu cara yang dapat mengasah dan mengembangkan kompetensi guru bimbingan konseling adalah melalui pelatihan yang sistematik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas model manajemen palatihan pengembangan SDM terhadap kompetensi guru bimbingan konseling. Studi intervensional cross-sectional prospektif dengan survei dasar dan survei ulang telah dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh model manajemen pelatihan pengembangan DM guru bimbingan konseling. Peserta pelatihan berjumlah 84 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi (n=42) dan kontrol (n=42). Peserta pelatihan berasal dari seluruh SMP di Kabupaten Nias Selatan yang dipilih secara purposive. Dari uji statistic independent t-test menunjukkan bahwa model manajemen pelatihan pengembangan SDM profesi guru BKefektif dalam meningkatkan kompetensi guru bimbingan konseling (p value = 0,001). Konsep pengembangan SDM guru BK yaitu specific, measurable, achieveable, realistic, and time-based mampu untuk merumuskan tujuan pelatihan secara efektif sehingga manajemen pelatihan lebih terarah dan terukur. Model manajemen pelatihan pengembangan SDM profesi guru BKdapat digunakan sebagai alternatif pelatihan untuk menigkatkan kompetensi guru bimbingan konseling.
Copyrights © 2025