Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, budaya organisasi dan konflik kerja secara parsial terhadap kinerja karyawan. Persaingan bisnis saat ini memacu organisasi untuk bisa meningkatkan kinerja anggotanya. Kinerja yang baik akan meningkatkan efektivitas dan produktivitas organisasi. Penelitian ini menguji secara empiris faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja individu dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan didukung dengan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t, uji F (goodness of fit), analisis regresi linear berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 responden yang merupakan karyawan PD BPR Bank Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel pelatihan, budaya organisasi dan konflik kerja sebesar 56,8%. Variabel pelatihan, budaya organisasi dan konflik kerja secara parsial mempengaruhi variabel kinerja sebanyak 56,8%, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang belum tertangkap dalam penelitian ini.
Copyrights © 2020