Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian ketiga di dunia, setelah penyakit jantung dan kanker, baik di negara maju maupun negara berkembang. Penanganan stroke meliputi pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Perawat bekerja sepanjang waktu untuk terus memantau kesehatan dan kondisi pasien. Rencana pemulangan untuk penderita stroke menjadi perhatian dan harus diberikan pada saat pemulangan penderita stroke dan anggota keluarga, dengan memberikan informasi tentang penyakit dan perawatan, serta tindak lanjut pasca pulang. Proses ini dapat dicapai dengan menyediakan discharge planning. Oleh karenanya diperlukan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang discharge planning stroke dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode program kemitraan masyarakat dengan memberikan informasi kepada perawat tentang discharge planning stroke. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di ruang amarilis I RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah. Pelatihan diberikan kepada 24 perawat. Kegiatan pengabdian masyarakat telah memberikan luaran perupa pemahaman perawat dalam melakukan discharge planning pada pasien stroke yaitu tentang pemahaman secara umum stroke seperti definisi, tanda gejala, faktor resiko, penangan segera saat serangan, diet yang diperbolehkan atau dibatasi dan adaptasi pasien terhadap gejala sisa stroke seperti kelumpuhan, gangguan menelan, gangguan komunikasi, gangguan penglihatan serta gangguan lainnya. Terjadi peningkatan pemahaman sebagai salah satu upaya optimalisasi pelaksanaan discharge planning pasien stroke.
Copyrights © 2023