Masalah kebersihan lingkungan dan pemanfaatan barang bekas di SDN Japurabakti 1 menjadi perhatian utama mengingat dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan sekolah. Sosialisasi yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan pemanfaatan barang bekas dengan tepat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sosialisasi terhadap perubahan perilaku siswa dalam menjaga kebersihan dan memanfaatkan barang bekas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metodologi Participatory Action Research (PAR) sebagai pendekatan utama. Temuan penting dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan telah berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan pemanfaatan barang bekas. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perubahan perilaku siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan memanfaatkan barang bekas secara efektif. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa sosialisasi yang intensif dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif terhadap kesadaran dan tindakan siswa dalam menjaga kebersihan dan memanfaatkan barang bekas. Oleh karena itu, program sosialisasi seperti ini sebaiknya diteruskan dan dikembangkan lebih lanjut untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024