Potensi perempuan di Lombok banyak yang bergerak di bisnis ritel dan kreaktif. Telah banyak desa di Lombok bermetaposis menjadi desa wisata baik kategori persiapan dan berkembang sehingga peran perempuan semakin dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata. Peran perempuan lebih banyak diberdayakan dalam bidang kuliner, tenun, crafting dan jual sembako sebagai kebutuhan sehari-hari baik bagi wisatawan dan masyarakat. Tujuan pendampingan ini adalah: (1) Mendampingi komunitas perempuan Desa Jeruk Manis terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui jasa kuliner berbasis wisata. (2) Membantu fasilitator dan komunitas perempuan dalam kegiatan aksi perubahan melalui pembinaan jasa kuliner berbasis wisata. Metode yang digunakan partisipatory action research (PAR) tujuanya menghasilkan kegiatan yang partisipatif dan kolaboratif antara peserta kegiatan dengan fasilitator. Pengumpulan dan analisis data awal yang digunakan adalah participatory rural appraisal (PRA) yang merupakan pendekatan dalam proses pemberdayaan kapasitas masyarakat dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam keseluruhan kegiatan yang dilakukan. Hasil pengabdian menunjukkan Pemerintah Desa Jeruk Manis dan lembaga desa ikut berperan aktif dalam kegiatan pembinaan berlansung sampai kegiatan selesai. Terbangunya interest masyarakat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam kuliner berbasis wisata dengan mengedepankan khas produk desa wisata Jeruk Manis. Komunitas perempuan yang terlibat dalam kegiatan pembinaan menunjukkan kemampuan yang bagus dalam menyajikan kuliner dan produk khas desa Jeruk Manis dengan mengintegrasikan dengan kegiatan wisata. Komunitas perempuan dapat menawarkan produk kuliner dengan menghubungkan dengan budaya dan tradisi di desa Jeruk Manis. Pengembangan kuliner berbasis wisata dapat membuka peluang ekonomi, menjaga kelestarian budaya dan memperkenalkan desa Jeruk Manis ke dunia luar.
Copyrights © 2024