Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman palawija yang penting di daerah tropis, dengan potensi besar dalam industri pangan sebagai sumber protein nabati. Namun, produksi kacang hijau di Indonesia masih belum mencukupi kebutuhan nasional, salah satunya disebabkan oleh penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau. Penelitian dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan, dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor, yaitu ZPT (3 taraf: 0 ml, 2 ml, dan 4 ml per 1 L air) dan pupuk kandang sapi (3 taraf: 0 kg, 2 kg, dan 4 kg per plot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ZPT dosis 4 ml/1 L air dan pupuk kandang sapi 4 kg/plot memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan tinggi tanaman, sedangkan kombinasi ZPT dosis 0 ml/1 L air dan pupuk kandang sapi 2 kg/plot memberikan jumlah cabang berpolong tertinggi. Namun, secara keseluruhan, tidak ada perbedaan nyata antara berbagai perlakuan terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, yang ditunjukkan oleh hasil uji ANOVA.
Copyrights © 2024