Pondok pesantren menghadirkan sejumlah persoalan pengembangan kurikulum unik yang memerlukan pertimbangan matang. Diantaranya adalah penerapan kurikulum terhadap tujuan pendidikan Islam dan tuntutan kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum pendidikan agama islam berbasis keilmuan pesantren. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan Standar Kompetensi Lulusan dalam kurikulum pesantren yang menganut 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama Islam, tetapi juga memiliki karakter mulia, keterampilan hidup, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Lulusan pesantren diharapkan mampu berkontribusi secara positif di masyarakat, baik dalam konteks keagamaan maupun sosial-ekonomi. Untuk itu, pengembangan kurikulum berbasis pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama dengan keterampilan praktis dan nilai-nilai karakter sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut. Pesantren masih berfungsi sebagai lembaga pendidikan, penyebaran ilmu pengetahuan agama (tafaqquh fi addin), pengendalian sosial, dan rekayasa sosial atau engineering sosial.
Copyrights © 2025