Penanaman moral agama dan kesadaran lingkungan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter anak yang peduli terhadap lingkungan dan bertanggung jawab secara spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanaman moral agama melalui pendidikan lingkungan hidup di KB Dahlia, Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan proses pendidikan yang diterapkan. Analisis data menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara pendidikan agama dan pendidikan lingkungan hidup, yang melibatkan pembelajaran berbasis pengalaman dan rutinitas keagamaan seperti doa sehari-hari, praktek shalat, serta kegiatan kebersihan, terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak-anak. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan ini membantu anak-anak menerapkan perilaku peduli lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat tanaman. Data wawancara juga mengungkapkan bahwa pendekatan yang diterapkan oleh guru mampu menghubungkan nilai-nilai agama dengan tanggung jawab terhadap alam, sehingga terjadi transfer nilai yang baik. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan bagi guru, dan minimnya keterlibatan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan bagi pendidik dan kolaborasi yang lebih intens antara sekolah dan keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengembangkan pendekatan pendidikan yang lebih holistik dan integratif.
Copyrights © 2024