cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA Sumiara Aisyah; Yatim Riyanto; Suhanadji Suhanadji
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran treffinger terhadap Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiemen, desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Research. Kelas eksperimen yang menggunakan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran treffinger, satu kelas hanya menggunakan model pembelajaran konvensional. Data hasil penelitian yang diperoleh hasil kemampuan berpikir kritis siswa pada saat pretest di kelas eksperimen sama dengan kelas kontrol hal ini ditunjukkan dengan nilai (0.891)˃ (1.7138) sedangkan untuk kemampuan berpikir kritis pada posttest ada perbedaan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai (0,852) ) ˃ (1.7138), dan data hasil penelitian yang diperoleh hasil belajar siswa pada saat pretest di kelas eksperimen sama dengan kelas kontrol hal ini ditunjukkan dengan nilai (0.891)˃ (1.7138) sedangkan untuk hasil belajar pada posttest ada perbedaan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai (0,852) ) ˃ (1.7138)) Jadi ada pengaruh model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kelas IV pada subtema keberagaman budaya bangsaku di Sekolah Dasar Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya. Kata Kunci : Kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, Model pembelajaran, treffinger
KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN INSTRUMEN IPS DI SDIT AL-FITYAN KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Junaedi Junaedi; Aliem Bahri; Mirnawati Mirnawati
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa kompetensi guru merupakan aspek yang sangat penting untuk peningkatan mutu pendidikan. Upaya meningkatkan mutu dibidang pendidikan dapat dilakukan dengan cara berinovasi yang terintegrasi secara berkesinambungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimanakah kompetensi guru dalam penyusunan instrumen penilaian mata pelajaran IPS di SDIT Al-fityan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. 2) Faktor apa yang mendukung dan menghambat kompetensi guru dalam penyusunan instrumen penilaian mata pelajaran IPS di SDIT Al-fityan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Oleh karena itu, Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan guru, mengetahui faktor pendukung dan penghambat kompetensi guru dalam penyusunan instrumen penilaian mata pelajaran IPS di SDIT Al-fityan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif, dengan penentuan informan secara purposive sampling yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas III dan VI, serta peserta didik kelas III dan VI. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi guru yang mengajar di SDIT Al-Fityan Gowa sudah memiliki kompetensi pedagogik yang baik dalam penyusunan instrumen penilaian. Selain itu, peningkatan kompetensi pedagogik ditunjang dengan adanya faktor pendukung kompetensi guru yaitu: 1) Tingkat pendidikan yang tinggi. 2) Keikutsertaan dalam berbagai pelatihan dan kegiatan ilmiah. 3) Masa kerja dan pengalaman kerja. 4) Tingkat kesejahteraan. 5) Kesadaran kewajiban dan tanggung jawab. 6) Ketersediaan sarana dan prasarana. 7) Kepemimpinan kepala sekolah. 8) kegiatan pembinaan yang dilakukan. Faktor penghambat kompetensi pedagogik guru adalah kurangnya pemahaman tentang penilaian pada kurikulum 2013. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai rujukan untuk upaya peningkatan kompetensi guru di abad 21
PENGARUH MATHEMATICS ANXIETY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK KARTIKA MAKASSAR Nur Asrawati
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh negatif mathematics anxiety terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Kartika Makassar. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bersifat korelasional. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X SMK yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah 227 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X RPL dengan jumlah 28 siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Dari hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa mathematics anxiety siswa kelas X SMK Kartika Makassar dikategorikan sedang, dengan nilai rata-rata 66,7 dan standar deviasi 8,62. Hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Kartika Makassar dikategorikan sedang, dengan nilai rata-rata 70,2 dan standar deviasi 10,77. Hasil analisis inferensial menunjukan bahwa mathematics anxiety berpengaruh negatif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Kartika Makassar dengan kontribusi 23,4 %. artinya 23,4 % hasil belajar matematika siswa ditentukan oleh mathematics anxiety dan sisanya 76,6% ditentukan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Syaiful Syamsuddin; Mutiara Arlisyah Putri Utami
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa sekolah menengah. Penelitian ini mengacu pada tiga kriteria yaitu pencapaian keefektifan pembelajaran pada ketuntasan pembelajaran klasikal, aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, dan respon positif siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan CTL. Desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Unit eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL pada pembelajaran matematika efektif diterapkan di Sekolah Menengah Pertama dengan rincian: (1) Rata-rata nilai (post-test) hasil belajar matematika siswa adalah 81,62 dengan standar deviasi 7,18. Hasil tersebut menunjukkan bahwa 28 siswa (96,55%) telah mencapai ketuntasan individu atau ketuntasan klasikal telah terpenuhi; (2) Rata-rata persentase siswa yang mencapai frekuensi kegiatan efektif sebesar 76,3%; dan (3) Respon siswa menunjukkan respon positif terhadap pendekatan CTL dengan nilai prsentase sebesar 77,87%.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MENURUT TEORI ANDERSON DAN KRATHWOHL Andi Alim Syahri; Nur Ahyana
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik berdasarkan teori Anderson dan Krathwohl materi program linear pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Kelas yang dipilih adalah kelas XI MIA 1 semester ganjil yang telah mempelajari materi program linear, kelas tersebut dipilih berdasarkan kelas yang memiliki hasil belajar yang tinggi atau aktif dan berprestasi diantara kelas XI yang lain. Subjek dalam penelitian ini berdasarkan hasil tes yang terdiri dari 2 peserta didik yang memiliki nilai tertinggi. Instumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir tingkat tinggi dan wawancara. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dapat memenuhi kemampuan berpikir tingkat tinggi dilihat dari level menganalisis, dimana subjek dapat membedakan hal-hal yang relevan, dapat mengorganisasikan informasi dan dapat menghubungakan informasi dalam suatu konsep. Pada level mengevaluasi, subjek dapat memeriksa fakta-fakta yang ada dan mengkritisi suatu hal yang kurang tepat dan pada level mencipta, subjek dapat menciptakan dan merancang langkah-langkah pemecahan masalah dan menghasilkan produk baru.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BAROMBONG Fanisa Septarini Ahmad; Ilham Minggi; Erni Ekafitria Bahar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.17

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang melibatkan dua kelas, satu kelas dipilih sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol dengan desain penelitian Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Barombong. Sampel pada penelitian ini dipilih 2 kelas secara random yakni kelas VIIB sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model Discovery Learning Berbasis Kontekstual dan kelas VIIC yang diberi perlakuan dengan model konvensional. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian test kepada siswa diawal dan akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil pretest kelas eksperimen menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa adalah 52,68 yang berada pada kategori Rendah. Sedangkan Hasil pretest kelas kontrol menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa adalah 55,00 yang berada pada kategori Cukup Tinggi. (2) Hasil posttest kelas eksperimen menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa adalah 80,35 yang berada pada kategori Tinggi. Sedangkan Hasil pretest kelas kontrol menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa adalah 62,03 yang masih berada pada kategori Cukup Tinggi. (3) Hasil analisis secara inferensial menggunakan uji t (Independent Sample t-test) terhadap data posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, diperoleh hasil bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada kelas eksperimen yang diajar dengan model Discovery Learning berbasis kontekstual lebih dari kemampuan pemahaman konsep siswa pada kelas kontrol yang diajar dengan model konvensional. Demikian pula dengan hasil analisis secara inferensial N-Gain pada kedua kelas, hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan model Discovery Learning berbasis kontekstual lebih dari peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan model konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbasis kontekstual berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada kelas VII SMP Negeri 2 Barombong
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE INDEX CARD MATCH PADA SISWA KELAS VII SMP NASIONAL MAKASSAR Mudrikah Aulia Hamka; Sitti Rahmah Tahir; Djadir Djadir
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.18

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Index Card Match pada pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP Nasional Makassar tahun ajaran 2019/2020. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest Posttest. Sampel eksperimennya adalah siswa kelas VII.F SMP Nasional Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respons siswa, serta lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian secara inferensial menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa lebih dari atau sama dengan nilai KKM 75 (2), Ketuntasan klasikal lebih dari atau sama dengan 75% (3) Gain atau peningkatan hasil belajar minimal dalam kategori sedang. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai keterlaksanaan pembelajaran mencapai 3,32 termasuk kategori terlaksana dengan sangat baik (2) skor rata-rata posttest 83,25 lebih besar dari pada skor rata-rata pretest 58,46 dengan standar deviasi masing-masing pretest 12,99 dan posttest 8,49. Dari hasil tersebut juga diperoleh bahwa pada pretest tidak satupun atau 0% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada posttest ada 22 siswa atau 91,67% telah mencapai ketuntasan individual dan terdapat 2 atau 8,33% siswa tidak mencapai ketuntasan individual. Dalam hal ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar dimana nilai rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,64 dan umumnya berada pada kategori sedang. (3) Rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yaitu 82,92% maka aktivitas siswa mencapai kriteria aktif dan (4) respons siswa menunjukkan positif dimana rata-rata persentasenya adalah 90,53%. Dengan demikian metode Index Card Match efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Nasional Makassar.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PEREDARAAN DARAH PADA MANUSIA KELAS XI SMA BUQ’ATUN MUBARAKAH MAKASSAR Miftahul Jannah; Nurdiyanti Nurdiyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.21

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian jenis pre-exsperimental desing yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Pengaruh Pembelajaran Online Berbantuan Google Classroom Terhadap Hasil Belajar peserta didik pada Materi Sistem Peredaraan Darah pada Manusia Kelas XI SMA Buq’atun Mubarakah Makassar “One- Group pretest posttestdesing”. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI SMA Buq’atun Mubarakah Makassar yang terdiri dari dua kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas XI MIA 2 yang dipilih secara purposive sampling . Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pembelajaran Online sedangkan variabel terikat yaitu hasil belajar kognitif siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 24. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest siswa 50.40 dengan standar deviasi 12.180 dan nilai rata-rata posttest adalah 86.85 dengan standar deviasi 8.190. Hasil uji Independent t-test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,000 < α = 0,05. Hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan HIditerima, dengan demikian model Pembelajaran Online berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik Kelas XI SMA Buq’atun Mubarakah Makassar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA KONSEP BIODIVERSITAS DI KELAS X IPA MA MUHAMMADIYAH SALAKA KABUPATEN TAKALAR Muh Abdillah Maulana
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Biologi Pada Konsep Biodiversitas Di Kelas X IPA Ma Muhammadiyah Salaka Kabupaten Takalar. Jenis penelitian adalah pra eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas kontrol dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dari penelitian adalah siswa Kelas X IPA MA Muhammadiyah Salaka Kabupaten Takalar Tahun Ajaran 2020/2021, dengan sampel yang terambil melalui teknik sampel jenuh adalah siswakelas X IPA yang terdiri atas 28 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, serta lembar observasi aktivitas guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Hasil penelitian di kelas X IPA MA Muhammadiyah Salaka Kabupaten Takalar menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa berada pada kategori rendah yaitu dengan rata-rata nilai gain 35 Dari hasil analisis inferensial, Ho diterima, dengan demikian gain ternormalisasi hasil belajar siswa kurang dari 0,30. (2) Hasil observasi aktivitas siswa tidak memenuhi indikator efektivitas pembelajaran biologi yaitu 17% siswa terlibat aktif dalam pembelajaran dari 5 indikator yang diamati selebihnya siswa yang lain tidak aktif dalam pembelajaran.(5) Hasil observasi aktivitas guru memenuhi indikator efektivitas pembelajaran biologi yaitu 98% guru terlibat aktif dalam pembelajaran dari 17 indikator yang diamati. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi tidak efektif melalui penerapan pembelajaran daring dengan menggunakan media grup whatsapp pada pembelajaran biologi konsep biodiversitas di kelas X IPA MA Muhammadiyah Salaka Kab.Takalar
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) Abd Kadir Jaelani
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.23

Abstract

Abstrak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one gruop pretest-postest design yang dilaksanakan selama lima kali pertemuan dengan pertemuan ke-1 pre-test, pertemuan ke-2, 3 dan 4 berupa penerapan perlakuan TPS, pertemuan ke-5 post-test, namun sebelumnya dilakukan observasi awal selama 2 kali pertemuan. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas IXA yang berjumlah 26 orang yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil pre-test siswa dari 26 orang mencapai 66,46, banyak siswa yang tuntas 11 orang dengan persentase 42,31%. Sedangkan setelah perlakuan dengan menerapkan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) kemudian diberi post-test rata-rata hasil belajar siswa dari 26 orang mencapai 78,96, banyak siswa yang tuntas 21 orang dengan persentase ketuntasan klasikal 80,77%. Untuk hasil observasi pada aktivitas siswa, 80% siswa aktif dalam proses pembelajaran dan aktivitas guru mencapai kategori baik dengan rata-rata mencapai 3,44, dengan demikian menghasilkan respon siswa yang positif setelah proses pembelajaran mencapai 88,31%. Sedangkan pada uji hipotesis dengan One Sample T Test diperoleh hasil pvalue 0,000 < α. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dapat dikatakan efektif dan hasil belajar matematika siswa lebih baik setelah penerapan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas IX SMP Negeri 5 Data Kabupaten Pinrang.

Page 1 of 65 | Total Record : 650