AbstrakDesa Alur Tani II merupakan salah satu desa di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang yang berjarak 32,00 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Mayoritas masyarakat yang tinggal di desa Alur Tani II Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan berkebun. Desa Alur Tani II memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi di sektor pertanian, namun belum dikelola secara optimal. Kelompok Alur Peunuba merupakan salah satu kelompok tani yang produktif di desa Alur Tani II dengan fokus utama pengembangan usaha tani tanaman cabai. Permasalahan yang dihadapi kelompok alur peunuba dalam pengembangan usaha meliputi; (1) belum tersedia fasilitas irigasi atau pengairan sehingga masih mengandalkan penyiraman konvensional; (2)Membutuhkan banyak tenaga, waktu dan biaya dalam proses penyiraman; (3) Tidak meratanya penyiraman tanaman cabai yang menyebabkan resiko tanaman cabai gagal panen masih besar;(4)Belum adanya sumber tenaga listik; dan (5) monitoring dan kontrol tanaman cabai juga masih dilakukan secara konvensional. Untuk menghadapi tantangan-tantangan ini, diperlukan pengembangan teknologi Smart Drip Irrigation Hybrid system yang dapat secara signifikan membantu kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas tanaman cabai dan mempermudah proses penyiraman. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, perancangan dan pembuatan alat, serta pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tersebut. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap alat penyiraman irigasi tetes hybrid berbasis IoT mencapai rata-rata 87,93%. Fakta ini menggambarkan bahwa alat ini merupakan solusi yang layak diterapkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam proses penyiraman tanaman serta memiliki potensi untuk menghasilkan dampak positif dalam usaha pertanian tanaman cabai serta memberikan solusi terhadap hambatan yang dihadapi oleh kelompok tani
Copyrights © 2024