Failure Pada Disposal terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena penempatan material lunak (studi kasus lumpur rawa) yang tidak teratur. Material lumpur tersebut dapat menjadi weak layer dan berpotensi menjadi bidang gelincir dari beban OB diatasnya. Pada bulan Maret - Mei ada sekitar 420.000 bcm lumpur yang harus di loading untuk menjaga kontinuitas expose batubara. Sehingga penempatan material lumpur perlu diatur agar keberadaannya tidak mengganggu kestabilan disposal. Mudcell sebagai tempat tampungan lumpur di desain dan dikaji secara komprehensif dengan acuan nilai faktor Keamanan berdasarkan Kepmen ESDM - 1827 tahun 2018. Properties data uji laboratorium dan pendekatan nilai kuat geser dari Uji SPT dimasukkan ke dalam model untuk analisis geoteknik. Hasil yang didapatkan yaitu Mudcell sebagai tampungan lumpur bisa di terapkan di disposal dengan pembentukan bund wall penahan lumpur selebar 30 meter, Dari Analisis lebih lanjut didapatkan kesimpulan bahwa keberadaan mudcell memperlambat disposal untuk lift up, sehingga diperlukan alternatif dumpingan guna mengakomodir kekurangan volume disposal. Stagging plan pembuatan Mudcell yang proper sebagai tampungan lumpur di jabarkan lebih lanjut pada paper ini.
Copyrights © 2023