Menarche pada anak perempuan menandakan akan memasuki masa transisi menajdi dewasa. Tidak hanya perubahan fisik sebagai tanda pubertas, tetapi anak perempuan yang mengalami menarche merasakan stress dan kecemasan. Kecemasan sebagai masalah yang beberapa tahun belakangan muncul pada kelompok remaja dapat berdampak pada kesejahteraan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kecemasan menghadapi menarche pada remaja. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif, yang melibatkan anak perempuan di wilayah lahan basah Pekanbaru dengan kriteria berusia 10-18 tahun dan mengalami menarche dalam satu tahun pertama. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dan diperoleh 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dengan hasil uji validitas 0,93 dan reliabilitas 0,97. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis univariat menunjukkan bahwa 50% responden mengalami kecemasan menghadapi menarche dalam kategori sedang. Kecemasan dapat ditimbulkan dari kurang pengetahuan karena muncul rasa tidak nyaman, kebingungan, dan sulit untuk membedakan mana mitos dan fakta terkait menarche. Hal ini dapat memengaruhi remaja dalam menjaga kebersihan diri dan mempertahakan kesehatan pada masa awal menstruasi.
Copyrights © 2024