Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh variasi temperatur terhadap struktur kristal nanokomposit SiO2MnO2/PDMS. Nanokomposit ini disintesis pada berbagai suhu, yaitu 80°C, 110°C, 120°C, 130°C, dan 140°C. Ukuran kristal yang dihasilkan diukur menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Penelitian ini diawali dengan milling Silika dan Mangan kemudia dilanjutkan dengan mensinteis Silika, Mangan dan Polidimetilsiloksan dalam bentuk lapisan tipis. X-Ray Diffraction (XRD) untuk menganalisis komposisi fasa atau senyawa dalam material serta untuk karakterisasi kristalnya. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh dari variasi temperatur dimana suhu 120°C dengan ukuran butir kristal 58,28 nm pada nanokomposit SiO2MnO2/PDMS menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan suhu lainnya karena ukuran ini tidak hanya memberikan peningkatan ketahanan korosi yang optimal tetapi juga menjaga stabilitas struktural nanokomposit SiO2MnO2/PDMS.
Copyrights © 2025