JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 1 (2025)

Bentuk Penyajian Tari Galombang di Sanggar Seni Sabai Nan Aluih dalam Pesta Pernikahan di Kota Padang

Aulia R, Rindena (Unknown)
Mansyur, Herlinda (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk penyajian Tari Galombang di Sanggar Seni Sabai Nan Aluih dalam Pesta Pernikahan di Kota Padang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatifdengan metode deskriptif analisis. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah mengumpulkan, mendeskripsikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menujukkan bahwa tari Galombang Sanggar Seni Sabai Nan Aluih merupakan tari yang sudah dikreasikan oleh Sanggar Seni Sabai Nan Aluih yang berfungsi menyambut tamu dalam acara pesta pernikahan. Dalam bentuk penyajiannya terdiri dari gerak, penari, pola lantai, tata rias dan busana, properti, musik, serta tempat pertunjukan. Gerak tari Galombang ditarikan oleh penari laki-laki antara lain gerak mananti tamu, manyonsong tamu, sambah awal, baayun, dan gerak sambah akhir, dan gerak penari perempuan antara lainĀ  gerak mananti tamu, manyonsong tamu, pembuka, baputa, mangapak, dan gerak maimbau. Jumlah penari dalam tari Galombang ini terdiri dari 7 orang, yakni 2 orang penari laki-laki, 4 orang penari perempuan, dan 1 orang pembawa carano. Desain lantai dalam tari ini membentuk dua barisan berbanjar ke belakang. Musik pengiring yang digunakan untuk menarikan Tari Galombang kreasi ini adalah talempong, gandang tambua, gitar bass, dan bansi. Penari perempuan menggunakan kostum dan tata rias yang sesuai dengan adat Minangkabau, yaitu menggunakan baju kuruang, songket, selendang, tanduak duo lenggek atau suntiang dan aksesoris lainnya. Sedangkan pembawa carano sama dengan kostum penari dengan hiasan kepala menggunakan suntiang serta menggunakan properti carano. Semua penari perempuan beserta pembawa carano menggunakan makeup cantik guna menambah keindahan wajah penari. Penari laki-laki dan pemusik juga menyesuaikan kostum yang digunakan oleh penari sehingga terlihat selaras dan indah. Tari Galombang ini dipertunjukkan di altar pesta pernikahan tepatnya di pintu masuk gedung pesta pernikahan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...