SAJARATUN : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Vol 9 No 2 (2024): Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

ORNAMEN LEGA JARA PADA RUMAH ADAT SA’O KABI ZUA DI KAMPUNG ULUBELU KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA

Djandon, Maria Gorety (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Mar 2025

Abstract

Ornamen Lega Jara merupakan salah satu ukiran pada rumah adat sa’o Kabi Zua yang terdapat pada masyarakat di desa Ulubelu, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada yang tetap dirawat sampai saat ini. Ornamen lega jara (kuda) ini menurut kepercayaan masyarakat Ulubelu memiliki kekuatan. Kekuatan kuda terletak pada tendangan kakinya sebagai lambang leluhur yang suci dan berwibawa tinggi. Sedangkan lega atau (tas adat yang digunakan oleh seorang pria) sebagai lambang kewibawaan yang tinggi sehingga segala macam roh jahat yang hendak mengganggu keselamatan jiwa dan raga manusia dapat disingkirkan. Sedangkan rumah adat sa’o kabi zua bukan hanya tempat tinggal anggota keluarga saja, melainkan juga sebagai tempat untuk melakukan berbagai upacara adat, dan juga sebagai tempat berkumpulnya roh para leluhurnya. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah: makna apa sajakah yang terkandung dalam ornamen lega Jara pada rumah adat Sa’o kabi zua di Kampung Ulubelu Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna-makna yang terkandung di dalam ornamen lega jara pada sa’o kabi zua. Untuk membedah masalah dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Semiotika yang digagaskan oleh Ferdinan de Saussure, mengemukakan bahwa teori semiotik adalah ilmu yang mengkaji tanda dalam kehidupan manusia. Artinya, semua yang hadir dalam kehidupan kita lihat sebagai tanda, yakni sesuatu yang harus kita beri makna. Dengan demikian, apa yang ada dalam kehidupan kita dilihat sebagai “bentuk” yang mempunyai “makna” tertentu. Hubungan antara bentuk dan makna tidak bersifat pribadi, tetapi sosial, yakni didasari oleh “kesepakatan” (konvensi) sosial. Penelitian ini menggunakan jenis peneitian Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitin ini adalah 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data dan 4) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa ornament lega jara pada sa’o kabi zua masih tetap dirawat dan dilestarikan oleh masyarakat di desa Ulubelu karena ornament lega jara ini memiliki makna yaitu: makna penghormatan dan penghargaan, makna kebersamaan, dan makna control social bagi masyarakat pendukungnya.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sajaratun

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal Sajaratun ini dulu diterbitkan pertama kali bulan Mei 2016 dengan nama Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah UNIFLOR dan diterbitkan 2 kali setahun dalam bulan Mei dan November. Sekarang akan diterbitkan dengan nama SAJARATUN dan terbit pada ...