Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan individu dan masyarakat. Pendidikan juga menjadi hak yang harus diterima oleh setiap individu sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan mempercepat pembangunan bangsa. Sebagai bagian dari strategi untuk mengubah negara yang tertinggal menjadi negara maju, pendidikan memegang peranan strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten. Perkembangan kurikulum adalah salah satu upaya yang terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Pergantian dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka merupakan salah satu langkah strategis untuk menyikapi perubahan tersebut. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, meningkatkan kreativitas, serta menyesuaikan kebutuhan siswa dengan potensi individu yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan guru dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi penerapan Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam. Penelitian ini memaparkan secara deskriptif fenomena yang berkaitan dengan implementasi Kurikulum Merdeka, baik dari aspek empiris maupun hasil rekayasa pendidikan. Subjek penelitian mencakup jurnal penelitian terdahulu yang relevan dan telah memenuhi standar ilmiah, sehingga dapat memberikan landasan teoretis dan data empiris yang mendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur, wawancara, observasi, serta dokumentasi untuk memperoleh informasi yang holistik terkait dengan kemampuan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mata pelajaran PAI. Dengan pendekatan ini, penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai tantangan dan kemampuan guru dalam menghadapi perubahan kurikulum, sekaligus menjadi rujukan untuk perbaikan praktik pendidikan di masa mendatang.
Copyrights © 2025