Diabetes melitus (DM) Merupakan penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh. Kondisi ini muncul karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin secara optimal atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang mengubah glukosa dari makanan menjadi energi. Pada ekstrak daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) memiliki kandungan metabolit sekunder flavonoid yang dimana kandungan senyawa flavonoid, dapat menunjukkan aktivitas sebagai antidiabetes. Studi ini bertujuan untuk memahami peran flavonoid yang terdapat dalam daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) sebagai antidiabetes terhadap 2HV5 (reseptor antidiabetes) dengan memanfaatkan aplikasi Autodock Vina. Hasil yang diperoleh berupa nilai afinitas ikatan (kkal/mol) ligan terhadap protein. Hasil docking molekuler flavonoid menunjukkan potensi aktivitas antidiabetes karena memiliki afinitas dan membentuk ikatan hidrogen, hasil afinitas ikatan menunjukkan nilai yang berkisar antara -9 hingga -10, terdapat ikatan dengan ARG296, ALA299, PHE311 dan TYR309.
Copyrights © 2025