Metode ijmali merupakan salah satu pendekatan penting dalam penafsiran Al-Qur'an yang menekankan pada kejelasan dan kesederhanaan dalam menyampaikan makna ayat-ayat suci. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik, kelebihan, dan kekurangan dari metode ijmāli serta aplikasinya dalam konteks penafsiran Al-Qur'an. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian pustaka, data dikumpulkan melalui kajian literatur yang relevan, baik dari sumber cetak maupun elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ijmāli, yang pertama kali diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW, memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan Al-Qur'an secara ringkas dan global, sehingga mudah dipahami oleh umat Islam. Metode ini juga memiliki langkah-langkah yang sistematis, yang meliputi penguraian ayat-ayat Al-Qur'an dan penjelasan makna mufradat sesuai kaidah bahasa Arab, termasuk analisis gramatikal serta pemilihan diksi yang mencerminkan lafaz Al-Qur'an Meskipun metode ini memiliki kelebihan dalam hal kejelasan dan kebebasan dari pengaruh penafsiran Israiliyat, terdapat juga kelemahan yang perlu diperhatikan, seperti petunjuk yang tidak utuh dan potensi penafsiran yang dangkal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami metode ijmāli dan meningkatkan cara penafsiran Al-Qur'an yang lebih efektif dan aplikatif.
Copyrights © 2025