Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. MAN Sidoarjo dipilih sebagai lokasi penelitian karena belum terdapat studi sebelumnya yang membahas topik serupa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan memilih informan yang memiliki keterkaitan langsung dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini berfokus pada empat indikator implementasi kebijakan berdasarkan model George C. Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data sekunder yang mendukung analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan kurangnya koordinasi antar pihak terkait, minimnya pelatihan menyebabkan tidak meratanya penyampaian juknis dan SOP, kurangnya pusat informasi terpusat, Selain itu, rendahnya partisipasi guru dalam pelatihan, yang disebabkan oleh kurangnya sosialisasi, jadwal yang tidak terorganisasi, dan keterbatasan sumber daya semakin memperparah masalah, sehingga pemahaman terhadap Kurikulum Merdeka menjadi tidak merata.
Copyrights © 2025